Pesantren ATTAQWA Depok kembali mengukir sejarah. Pada hari yang cerah, Senin 4 Juni 2018, ATTAQWA menggelar wisuda pertama Shoul Lin. Wisuda ini diikuti oleh dua angkatan, masing-masing angkatan pertama (2015/2016) dan angkatan kedua (2016/2017). Selain dihadiri orang tua santri, wisuda pertama ini juga diramaikan oleh para santri baru yang sedang mengikuti Masa Ta’aruf Santri (MATRAS).

Acara wisuda berlangsung khidmat. Para santri yang diwisuda mempersembahkan nasyid, unjuk kebolehan membaca kitab, dan gurindam 12 Raja Ali Haji.

Tampil sebagai penasehat, Dr. Alwi Alatas dan Dr. Muhammad Ardiansyah. Keduanya berpesan agar santri-santri tidak berhenti belajar dan tidak merasa puas dengan ilmu yang telah diperoleh. Wisuda bukanlah akhir masa belajar, melainkan akhir tahap tertentu dalam proses belajar. Santri-santri harus mencontoh para ulama yang tidak pernah berhenti belajar, seperti Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari dan Al-Biruni.

Wisuda diakhiri dengan penyerahan ijazah kepada setiap santri. Sebagaimana tradisi ulama, ijazah santri Shoul Lin memuat nasehat untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah ta’ala baik dalam kesendirian maupun keramaian.

 

Categories: News

Leave a Reply