Selasa, 6 Maret 2018 pukul 08.00, Walikota Depok, Dr. Muhammad Idris, MA atau yang lebih dikenal dengan Idris Abdul Shomad berkunjung ke Pondok Pesantren At-Taqwa. Kunjungan ini baru terealisasi setelah tertunda beberapa kali.

Didampingi oleh pendiri dan pembina Pondok, Dr. Adian Husaini, walikota alumni Pondok Moderen Darussalam Gontor ini memberi nasehat-nasehat penting kepada para santri. Kata-kata walikota sarat dengan nilai-nilai khas ceramah santri mengingat pendidikannya sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi di lembaga pendidikan Islam. Terakhir beliau memperoleh gelar doktor di Fakultas Syariah jurusan Tsaqafah Islamiyah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Saudi Arabia.

Walikota antara lain menasehatkan agar para santri memiliki cita-cita tinggi, himmah ‘aliyah. Santri tidak selayaknya bercita-cita rendah. Santri harus bercita-cita menjadi orang penting yang mempengaruhi kehidupan orang banyak.

Peran santri dalam kehidupan sangat dinanti-nantikan. Di tengah kemerosotan akhlak bangsa, para santri diharapkan menjadi agen-agen perbaikan masyarakat. Alumni pesantren menurut walikota kelahiran 1961 ini, harus mampu membimbing masyarakat menjadi lebih baik. Jika bergaul dengan masyarakat, santri tidak boleh ikut arus begitu saja, melainkan merekalah yang harus diikuti oleh masyarakat. Oleh sebab itu, santri harus benar-benar mampu menunjukkan teladan yang baik.

Walikota juga menasehatkan agar para santri menguatkan dan mengikhlaskan niat dalam belajar. Menurut beliau, hanya dengan niat yang kuat dan ikhaslah santri dapat istiqamah beribadah dan belajar. Tanpa niat yang kuat dan ikhlas, semangat belajar dan ibadah akan kendor bahkan hilang.

Menutup wejangannya, walikota memimpin para santri dan asatidz berdo’a bersama untuk keselamatan seluruh santri, asatidz, dan keberkahan belajar di Pondok Pesantren At-Taqwa.

Sebelum beranjak meninggalkan pesantren, walikota menyempatkan berfoto bersama santri dan para ustadz. Terakhir, walikota bertukar buku dengan Dr. Adian Husaini. Walikota menyerahkan buku otobiografinya, sementara Dr. Adian Husaini menghadiahkan beberapa buah buku antara lain otobiografinya, tiga seri novel Kemi, dan satu buku 10 Kuliah Agama Islam.

Walikota Dr. Muhammad Idris, M.A. memimpin do’a

Dr. Adian Husaini menghadihkan beberapa buku kepada Walikota Depok, Dr. Muhammad Idris, M.A.


Leave a Reply