Essay

Pesantren Shoul-in

WhatsApp-Image-2017-10-23-at-15.42.55 Adab, kitab dan silat. Itulah jargon pesantren Shoul-Lin yang bertempat di daerah Cilodong, Depok, Jawa Barat. Pesantren yang telah berdiri sejak tahun 2013 ini terbilang unik tidak hanya karena silat Syufu-nya, tapi juga bervisi melahirkan manusia-manusia yang beradab. Jalur non-formal dapat jadi pilihan bagi para orangtua yang menginginkan anak-anaknya menjadi pengabdi agama, juga bagi nusa dan bangsa dengan cara pendidikan yang unik dan spesifik. (more…)

By ponpes-attaqwa, ago
Essay

Islam dan Budaya: Antara Islamisasi dan Arabisme Islam

islam-di-indonesia Ahda Abid al-Ghiffari* “Al-Qur’an juga telah mempengaruhi orang2 Arab sendiri pada mematuhi tradisi bahasa tertulis, dan di-mana2 sahaja tradisi bahasa lisan terdapat pada bangsa2 yang baru memeluk agama Islam, maka pengaruh Al-Qur’anlah yang membawa kepada perubahan bagi bangsa2 itu menganut tradisi bahasa bertulis. Seluruh umat Islam telah sebanyak-sedikit mengasimilasi gaya bahasa Arab, dan tiada berkechuali itulah juga mengambil tulisan Arab sebagai tulisan bahasa sendiri masing2 [sic!].”    –Syed Muhammad Naquib al-Attas, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu. (more…)

By ponpes-attaqwa, ago
Essay

GENERASI GEMILANG

foto belajar

Oleh: Dr. Adian Husaini

  Belum lama, seorang pakar ekonomi dari Malaysia menghadiahi saya sebuah buku menarik, berjudul Tragedy and Hope: A History of The World in Our Time karya Prof. Caroll Quigley, guru besar Georgetown University, USA. Dalam promosinya, buku ini digambarkan sebagai: Tragedy & Hope is the definitive work on the world's power structure and an essential source material for understanding the history, goals and actions of the New World Order.”           Melalui buku setebal 1348 halaman ini, Quigley  mengungkap peran sekelompok kaum elite dunia (a secret global elite) yang mempengaruhi hampir seluruh aspek peristiwa sejarah modern; bagaimana kaum elite perbankan Anglo-American berhasil mempertahankan kekuasaan global mereka. Intinya, buku ini memaparkan secara terperinci sejarah dunia, mulai revolusi industri dan dua Perang Dunia, depresi global, sampai kebangkitan komunisme. “The tragedy of the period covered by this book is obvious, but the hope may seem dubious to many,” tulis Quigley dalam bagian kesimpulan bukunya.  Jadi, harapan itu memang masih ada. Tapi, itu tergantung pada pengakuan yang jujur bahwa perang dan depresi adalah bikinan manusia, dan tidak diperlukan. Untuk memenuhi harapan, Quigley menyarankan masyarakat Barat agar kembali ke nilai-nilai luhur kemanusiaan, seperti kedermawanan, belas kasih, kerjasama, rasionalitas, dan bervisi ke depan. Juga, diharapkan, mereka berperan dalam peningkatan kehidupan untuk kasih sayang, spiritualitas, dan disiplin diri. (more…)

By ponpes-attaqwa, ago
Essay

Rihlah Ilmiah Santri Shoul Lin Al-Islami Angkatan II

ini Ahad, 17 September 2017, didampingi tiga orang guru, Santri Angkatan II Ponpes at-Taqwa (Shoul Lin al-Islami) melakukan perjalanan rihlah ilmiah, berguru ke Kyai Muda Khalili Hasib, M.Ud. di Pandaan, Malang, Jawa Timur. Program rihlah ini dijadwalkan selama satu bulan. Rihlah Ilmiah kali ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, santri Shoul Lin al-Islami Angkatan I juga mengikuti program serupa. (more…)

By ponpes-attaqwa, ago
Essay

“Pesantren Shoul-Līn”

20161005_105404 Oleh: Dr. Adian Husaini MULAI tahun 2015 ini, bersama sejumlah calon doktor pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor,  kami menyelenggarakan suatu pendidikan pesantren tingkat SMP, yang kami beri nama Pesantren  Shoul Līn.  Pesantren ini bernaung di bawah  Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) at-Taqwa Depok, yang selama ini sudah menyelenggarakan pendidikan tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Pesantren Shoul Līn hanyalah satu usaha kecil untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak kami sendiri yang mulai memasuki usia sekitar 12 atau 13 tahun.  Tidak ada lahan atau sarana gedung yang kami miliki. Bermodal konsep pendidikan yang kami yakini dan guru-guru yang mencintai pendidikan, kami menyewa sebuah gedung kecil berlantai tiga di kawasan Depok.  Santri-santri awal kali ini adalah para anak-anak kami sendiri. Begitu juga guru-gurunya. (more…)

By ponpes-attaqwa, ago